Scroll untuk membaca artikel
Jum'at, 10 Februari 2023 | 21:15 WIB

Fenomena Peti Mati Bergerak di Sebuah Gereja, Arwah Penasaran atau Anomali Alam?

Roy Jagaditha
Fenomena Peti Mati Bergerak di Sebuah Gereja, Arwah Penasaran atau Anomali Alam?
Peti mati di Barbados. (barbados.org)

Fenomena peti mati bergerak di sebuah gereja, arwah penasaran atau anomali alam? Kisah misteri ini tercatat terjadi kira-kira dua abad lampau. 

Fenomena peti mati bergerak ini bukan terjadi di Indonesia namun bertempat di sebuah Kepulauan Karibia, Samudera Atlantik, tepatnya di Barbados

Cerita misteri ini berawal dari sebuah kuburan yang bertempat di perkubran sebuah gereja Katholik. Misteri ini mulai berkembang dari mulut ke mulut di Barbados sejak 9 Agustus 1812. 

Semua cerita itu berawal saat lemari besi yang berisis peti mati milik tuan tanah kaya bernama Kolonel Thomas Chase dibuka. 

Baca Juga:Viral Video Mama Muda yang Buka Rental PS, Pelaku Pencabulan Bocah? Netizen: Kaya Uler Keket

Saat lemari besi itu dibuka, peti mati yang harusnya berada di dalam sudah tidak ada. Di dalam lemari besi itu tidak hanya berisi peti mati milik Chase namun juga dua peti mati yang berisi anak Chase. 

Ketiga peti mati itu sudah tidak ada di lemari besi. Lantas berada di mana peti mati tersebut? ketiga peti mati itu ditemukan di sebuah ruang bawah tanah kecil, tak jauh dari lemari besi berada. 

Sekilas soal Chase. Ia adalah tuan tanah yang dikenal kejam pada budak-budaknya.

Makam itu digunakan keluarga Chase pertama kali untuk memakamkam Mary Anna Maria Chase, putrinya berusia 2 tahun yang meninggal dunia dan dimakamkam pada 22 Februari 1808.

Lalu jenazah Dorcas Chase, putri tertua Thomas, juga ditempatkan dalam peti mati dan dimakamkan pada 6 Juli 1812. Sebelun setelahnya, Chase meninggal dunia dan dimakamkan di lokasi sama. 

Baca Juga:Pasca Viral karena Dianggap Tempelkan Payudara, Talpav Kembali Eksis dengan Video seperti Ini

Bagi sebagian orang mungkin cerita ini memang seperti khayalan semata. Namun seperti dikutip dari laman resmi negara Barbados, barbados.org, cerita ini terus berkembang jadi satu kepercayaan masyarakat setempat. 

Hal ini lantaran setelah empat tahun setelahnya, ketiga peti mati itu kembali berpindah ke lokasi sama. Padahal sebelumnya, ketiga mati itu sudah kembali ditempatkan ke dalam lemari besi. 

Peti mati itu terus berpindah ke ruang bawah tanah kecil tanpa tahu penyebabnya. Pada tahun 1819, Gubernur Barbados Lord Combermere bahkan sampai menambahkan beton dan segel untuk menutup pintu lemari besi saat ketiga peti itu kembali di masukkan ke dalamnya. 

Lord Combermere terpaksa turun tangan karena isu soal supranatural ialah hal sensitif bagi orang Barbados yang taat beragama. 

Satu tahun kemudian, ketika lemari besi itu dibuka, sekali lagi peti mati dalam keadaan berantakan dan sudah berpindah tempat. 

"Setelah mendapat fenomena seperti ini, keluarga ahli waris dan pihak berwenang akhirnya memutuskan untuk mengeluarkan peti mati dari lemari besi dan menguburkan ketiganya secara terpisah. Semenjak saat itu, ketiga peti mati itu tidak kembali berpindah," tulis laman resmi Barbados. 

Ada banyak teori lain yang diajukan, namun semuanya tetap tidak memberikan jawaban yang memuaskan. Selama 180 tahun lebih sejumlah wartawan, peneliti dan penulis tertarik pada misteri di makam batu itu. 

Puluhan buku membahas persoalan itu dan makam batu itu menjadi salah satu misteri besar yang belum terpecahkan. 

Berita Terkait

Tag

terpopuler

Viral

Terkini

Loading...
Load More
Ikuti Kami

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda