Scroll untuk membaca artikel
Rabu, 15 Februari 2023 | 19:41 WIB

Awas! Link Video Pemersatu Bangsa Wanita Berhijab, Viral di Facebook dan Diburu Netizen

Roy Jagaditha
Awas! Link Video Pemersatu Bangsa Wanita Berhijab, Viral di Facebook dan Diburu Netizen
Ilustrasi video mesum

Pasca beredarnya video viral sosok yang disebut Nesya dan Zalzabila, muncul banyak postingan link video lain di laman media sosial Facebook. 

Salah satu video yang diburu netizen ialah link video pemersatu bangsa yang menampilkan foto seorang wanita cantik berjibab. 

Selain ada foto wanita berhijab tersebut, juga terdapat foto wanita lainnya dengan menampilkan pose sensual. 

Akun Facebook dengan nama Link Video Pemersatu Bangsa unggah sejumlah link video yang terdiri dari 4 bagian. 

Baca Juga:Viral Anak Gerebek Perselingkuhan Ibu dengan Seorang Kakek, Netizen: Nafas Tinggal Senin-Kamis Banyak Tingkah

Pada narasi unggahan, akun tersebut menuliskan "Asupan video viral terbaru 2023. Link Doodstream Video Pemersatu Bangsa"

Keempat link video yang diunggah akun tersebut terdiri dari judul berbeda. Ada video dengan judul Panichbae, Savara, Xelya dan Yee33haw. 

Di narasi keterangan disebut bahwa di dalam link tersebut ada foto serta video. 

Sebelum netizen membuka link yang diunggah-unggah akun seperti itu di sosial media, ada baiknya harus terlebih dahulu mengetahui apa itu Doostream dan bahanya asal klik sebuah link. 

Dikutip dari berbagai sumber, Doostrea adalah hosting video gratis di mana pengguna bisa mengunggah video apa pun secara bebas. 

Baca Juga:Viral! Seorang Anak Bagikan Kisah Sedih Saat Kunjungi Ayah Kandung: Diacuhkan, Tidur di Teras Lalu Diusir

Sementara itu seperti dikutip dari Suara.com, para pengguna Facebook diminta untuk berhati-hati terhadap tautan yang bisa saja digunakan oleh penjahat siber. 

Para penjahat siber itu bisa mencuri kredensial nama dan pasword akuun. Hal ini bisa membuat si penjahat siber bisa mendapatkan uang. 

Jika pengguna FB mengakses tautan tersebut, maka ia akan dibawa ke situs yang telah dipersiapkan sebelumnya. 

Situs yang sudah dipersiapkan itu akan menampilkan sejumlah klip porno dan si penonton diminta untuk memverifikasi lewat akun Facebook. 

"Padahal permintaan kredensial tersebut adalah usaha untuk mendapatkan kredensial akun Facebook dari korbannya," kata peneliti keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya.

Berita Terkait

Tag

terpopuler

News

Terkini

Loading...
Load More
Ikuti Kami

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda